Evaluasi Demi Kemajuan (I)
Januar K. Darmawan (Ketua Paguyuban Dharma Wulan Pusat 2000-2002 dan 2002-2004)
Jika melihat pekembangan Paguyuban Dharma Wulan sekarng ini, saya sering tidak percaya. Saya dan teman-teman sesama pendiri WULAN tak pernah mengira perkembangannya begitu pesat dalam wkatu yang menurut saya relatif singkat.
Diusianya ke 11 tahun, tentu kita patut bangga atas segala achievement yang telah dicapai, khususnya pada perkembangan jumlah cabang dan anggota paguyuban kita. Namun diatas semua prestasi itu, kitapun senantiasa diharapkan untuk bersikap kritis menyikapi segala permasalahan yang bisa menghambat pertumbuhan WULAN menjadi lebih besar.
Saya pribadi merasa, bisa jadi selama ini ada direkan-rekan WULAN belum tahu kalau sesungguhnya visi misi perjuangan paguyuban kita ini sangatlah besar. Lebih dari sekedar ajang kumpul-kumpul dan senang-senang. Karena apa yang sedang diperjuangkan tidak hanya akan mendatangkan berbagai benefit bagi anggota paguyuban saja, tapi juga bagi seluruh warga usia lanjut di Indonesia.
Sesuai dengan visi paguyuban yaitu menjadikan warga usia lanjut Indonesia makin mandiri, terhormat, dan bermakna, maka target utama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan anggota sebanyak mungkin. Saya dapat mengumpamakannya seperti kereta api, dimana lokomotifnya adalah para leader yang sejak awal sudah harus tahu persis kemana arah perjuangan paguyuban. Sehingga bisa menarik gerbong-gerbongnya, yaitu cabang-cabang paguyuban, kearah yang benar. Jadi upaya untuk mengumpulkan anggota sebanyak mungkin ibaratnya ialah, manambah gerbong dan orang didalam gerbong tersebut.
Dengan bertambahnya jumlah cabang dan anggota, itu artinya punya bargaining power atau daya tekan yang besar kepada industri/dunia bisnis dan pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan dan melayani kepentingan warga usia lanjut.

