Mandiri – Terhormat – Bermakna

Launching Rukun Senior Living

Launching Rukun Senior Living

Acara pada tanggal 5 November 2011, dalam rangkaian kegiatan Penyegaran Visi-Misi Dharma Wulan, sebetulnya merupakan acara yang terpisah. Hari terakhir itu, setelah makan pagi dan check out dari SLDC sebagian besar pescrta penyegaran mengikuti launching Rukun Senior Living, sekaligus mengadakan ramah tamah (temu akrab). Rombongan wulan dari Bandung yang hadir dalam acara tersebut mencapai dua bus, dari Bogor satu bus plus masih banyak anggota cabang-cabang PDW dari Jakarta yang menggunakan kendaraan pribadi. Tampak hadir di antara para wulan, Tbu Kienke Tirto Utomo, pasutri Sumarman Heru, pasutri AY Rajino, pasutri Saleh Maswi, pasutri H Soemakno, bapak Adhi Tirta Wisata dan masih banyak lagi. Secara keseluruhan, para wulan yang hadir lebih dari250 orang.

Rukun (= Rumah Untuk Kelompok Usia Nyaman) Senior Living merupakan satu-satunya panti warga usia lanjut bertaraf internasional di Indonesia. Panti ini memang didesain khusus untuk para senior, berlokasi di dekat Griya Dharma Wulan, dan diharapkan mcmenuhi kebutuhan para lanjut usia yang menginginkan hunian yang aman, nyaman, yang intinya dirancang sesuai kebutuhan dan kepedulian terhadap orang lanjut usia. Rukun Senior Living yang disewakan (biayanya tergantung tipe, ada tipe Ideal Suite; Deluxe Suite dan Supreme Suite) dilengkapi ruangan-ruangan khusus untuk berkaraoke, berinternet, salon, restoran, kolam renang, dan sebagainya.

Acara launching yang intinya memperkenalkan model human khusus dan modern itu, diwarnai dengan tampilnya para wulan dari cabang Jakarta Pusat dengan permainan kolintang (dipimpin ketuanya, Ibu Sandra Widjaja), line dance dan menyanyi (paduan suara) dari ibu-ibu anggota PDW Jakarta Selatan dan Bandung, scrta hiburan lain yang memancing tawa. Ada pula bazaar yang menjual pakaian, sepatu, kaos kaki, celana dalam, dan kebutuhan lain, serta makanan.

Setelah pihak pengelola mempresentasikan Rukun Living Senior, para wulan dipersilakan melihat-lihat ruangan atau kamar yang ditawarkan untuk dihuni, ditemani para petugas dari pengelola panti yang menjawab berbagai pertanyaan – termasuk biaya yang dibutuhkan untuk dapat tinggal di panti tersebut.

Sayangnya, hidangan makanan kecil seperti sawut, ketan hitam, grontol, dan buah-buahan (hanya jeruk dan salak) terasa sangat sedikit. Banyak wulan yang tidak kebagian, dan mungkin pihak panitia penyelenggara launching tidak menduga begitu banyaknya wulan yang nadir.

Jadi, jika Anda tertarik untuk melihat Rukun Senior Living, silakan mengunjunginya.*

Leave a Comment