Mandiri – Terhormat – Bermakna

Sumbangan Peserta Turnamen Golf Diserahkan

Sumbangan Peserta Turnamen Golf Diserahkan

Siang itu, tanggal 9 November 2011, di kantor Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) DKI Jakarta, jalan Tanjung nomor 8, Jakarta Pusat, telah diserahkan sumbangan kepada pengurus atau pengelola sebelas Pusaka (Pusat Santunan dalam Keluarga/Home Care) yang berada di wilayah Jakarta.

Pihak Yayasan Dharma Wulan diwakili oleh Ketua Panitia Tumamen Golf XIII-2010 Ir Hardja S Lukita, dan anggota Pengurus Yayasan Ibu Natalya Hyangana. Drs Titus K Kurniadi, Ketua Umum Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI), yang berencana hadir dalam penyerahan, terhalang oleh adanya acara lain yang memerlukan kehadirannya, sehingga batal hadir. Acara penyerahan berlangsung cukup singkat, didahului dengan pengantar oleh ibu Gerda Budisuyitno dan sambutan Ir Hardja S Lukita, yang menyatakan bahwa sebetulnya yang memberikan sumbangan bukanlah Yayasan Dharma Wulan, melainkan para peserta turnamen golf dan para pendukung.  Pak Lukita juga menjelaskan sedikit tentang WULAN (warga usia lanjut) dan Yayasan Dharma Wulan.Acara selanjutnya adalah penyerahan sumbangan langsung kepada pengurus/pengelola Pusaka. Untuk kali ini, sumbangan yang diberikan diwujudkan dalam bentuk uang tunai, masing-masing Pusaka menerima sebesar Rp 2.500.000,-. Dengan demikian, sumbangan yang diserahkan hari itu secara keseluruhan berjumlah Rp 27.500.000,-. Sebagian Pusaka juga menyerahkan foto-foto kegiatan dalam pemakaian sumbangan sebelumnya.

Usai penyerahan, Pak Lukita mengajak para pengurus/pengelola Pusaka bercerita tentang kesan-kesan dan penggunaan dana yang disumbangkan. Dalam perbincangan terpisah, majalah WULAN mendengarkan cerita Ibu Juhariyah Supriadi dari Pusaka 61 Jakarta Timur. Dituturkan bahwa setiap hari Pusaka yang diurusnya selalu menyediakan makan untuk lebih dari 300 orang, termasuk warga lanjut usia, yang telantar. Dari data yang diperoleh Redaksi, di Jakarta saat ini memang terdapat lebih dari 100 Pusaka yang melayani 9.244 orang lanjut usia yang telantar hidupnya, yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta: Jakarta Pusat (2.493 orang), Jakarta Utara (1.342), Jakarta Barat (1.644), Jakarta Selatan (1491), Jakarta Timur (2.015), dan Kepulauan Seribu(313).

Melihat jumlah warga lanjut usia yang telantar, rasanya sumbangan yang diberikan tidak berarti apa-apa. Namun, para pengurus/pengelola Pusaka menyatakan bahwa sumbangan yang diberikan tersebut sungguh bermanfaat, dan mereka mendoakan agar turnamen golf yang diadakan dapat berjalan sukses untuk kebaqikan bersama.Pcrlu dikabarkan di sini pula, bahwa beberapa bulan yang lalu, pihak Yayasan Dharma Wulan telah menyerahkan sumbangan kepada para korban bencana Gunung Merapi sebesar Rp 25.000.000,- yang dananya sebagian juga berasal dari hasil Turnamen Golf Piala Radius Prawiro. Jadi, penyerahan sumbangan yang telah dilakukan, baik kepada korban Merapi maupun untuk Pusaka, merupakan pelaksanaan komitmen bahwa sebagian hasil turnamen golf akan disumbangkan kepada orang-orang lanjut usia yang sangat membutuhkan bantuan.*

4 Comments

  1. ye, betul. ryaakt kita mati kerana terlebih makan. pembunuh no 1 di malaysia ialah metabolic syndrome hypertension, diabetes mellitus, obesity & hypercholesterolaemia darah tinggi, kencing manis, kegemukan dan kadar lemak dalam darah yang tinggi.perut punca segala penyakit

Leave a Comment